Meniru sekema lama?

Desember 6th, 2010 by abangkunto

Kisruh antara RI1 dan KNH1 (Kesultanan Ngayogyakarta Hadidiningrat), semakin seru. Bola panas yang dilemparkan RI1 pasca erupsi merapi tentang Kemonarkian KNH, berujung menjadi rasa sakit hati masyarakat Yogyakarta.

Sang RI1 menginginkan demokrasi berjalan di negeri Bhineka Tunggal Ika ini, sedangkan KNH1 dan rakyatnya menginginkan keistimewaan daerah negeri Pangeran Mangkubumi ini. Karena secara historial Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat adalah negara dependen yang berbentuk kerajaan sebelum negeri RI ini lahir, sebelum Budi Utomo merumuskan bibit-bibit RI terbentuk. Dan kemudian Soekarno yang mempeloklamirkan kemerdekaan RI dari Belanda yang menyatukan seluruh negara kerajaan yang ada di wilayah RI salah satunya adalah KNH ini.

Polemik demi polemik telah terjadi hingga opini publik pun terjadi dikalangan masyarakat atas pemberitaan media. Beberapa gelintir orang meng-aminin pernyataan RI1 sebagai pembentukan negeri Demokratis. Dan sisi lain menyatakan  bahwa RI pun tak bercermin pada sejarah. Bahwa KNH harus patuh terhadap RI sehingga kemonarkian KNH harus di tinggalkan atau di bedakan.

Perseteruan ini jadi mengingatkan pada Mega dan SBY dimasa Presiden wanita itu menjabat. Terjadi perseteruan antara RI1 dan menterinya. Lalu sang menteri membuat partai baru dan masuk ke dalam kancah Pemilu dan SBY pun sekarang memangku singgasana RI1 hingga 2 kali pemilihan.

Pertanyaan nya adalah apakah sang Arjuna akan memiliki simpatisan karena orkes sakit hati kembali terjadi dan naik ke singgasana RI1 ?… kita tunggu jawabannya

Satgas mafia amburadul

Nopember 20th, 2010 by abangkunto

Sekedar catatan saja untuk lomba seo… saya membuat web blog dengan kata kunci satgas mafia hukum amburadul.
Tidak ada maksud apaun terhadap satgas kepersidenan.

Preview Korean GP

Oktober 21st, 2010 by abangkunto

Akhir pekan ini, bergerak sirkus Formula 1 ke Korea Selatan untuk judul Korea Grand Prix. Sebagai karakter dari Korea Sirkuit Internasional akan menjadi tempat perlombaan nanti?

Sebagai putaran baru, tidak ada pembalap berpengalaman yang melahap sirkuit ini.Praktis, hanya Chandok Karun selalu di sini dengan sebuah mobil yang melaju dengan Red Bull di awal September tahun lalu.

Secara umum, ini arsitek sirkuit, Hermann Tilke, mencatat bahwa rangkaian ini memiliki karakter yang lemah karena dia masih baru menangani. Oleh karena itu, jangan heran jika, dalam prakteknya, kualifikasi dan perlombaan akan sejumlah besar mobil yang terlibat.

Di sektor pertama dari lingkaran, ada tiga jalan yang lurus panjang. detik Trek panjang lurus membentang 1,2 km jalur lurus terpanjang dari semua sirkuit F1 untuk menjadi tuan rumah tahun ini.

Chandok percaya mereka menonton tiga trek panjang lurus di sektor pertama yang akan menguntungkan Ferrari dan McLaren, tetapi buruk bagi Red Bull, yang memenangkan di alam lingkaran cepat Spa-Francorchamps dan Monza.

Ini adalah Red Bull pokok umum Kristen Horner. “Korea adalah waktu yang baru bagi semuanya, tetapi melihat desain jalan, dengan jarak terpanjang musim ini, Anda harus mengatakan akan sulit bagi kami,” katanya.

Setelah tiga trek lurus yang panjang, driver akan mulai memasuki lingkaran lebih lambat. Opini chief engineer Renault Alan Race Permana, tikungan 8 adalah sudut tercepat di sirkuit ini yang dapat dilalui dengan kecepatan maksimum 235 km per jam, sedangkan tikungan 3 adalah tikungan yang dapat dilewati terpelan dengan kecepatan 65 Km/h.

Dalam  perkiraan waktu perekaman untuk naik di sirkuit ini adalah 1 menit 44 detik, dan driver akan mampu mendorong pedal gas di 55 persen selama putarann 5621 meter.

Kecepatan rata-rata 195 Km/h dan kecepatan maksimum yang dapat dipengaruhi oleh Km/h adalah 315 pada jalan datar sepanjang 1,2 km yang terletak di antara tikungan2 dan tikungan 3

Tidak banyak kesempatan di seri berikutnya tikungan dan 2:03 hampir dua tempat yang paling ideal untuk mengejar ketinggalan. Dia juga mengikuti sirkuit Interlagos, Montreal, Abu Dhabi sebagai ras dalam arah yang berlawanan (berlawanan arah jarum jam).

Yeongam

Race Date: 24 Oct 2010
Circuit Name: Korea International Circuit
Number of Laps: 55
Circuit Length: 5.621 km
Race Distance: 309.155 km

yeongam

Living with stupid government

Mei 27th, 2010 by abangkunto

Bingung… kita berada di negara yang memiliki pemerintah yang sangat bodoh, atau memang negeri kita yang bodoh. Setelah menyia-nyiakan kepandaian seorang BJ.Habibie, kemudian beberapa orang pintar kita terbuang ke luar negeri lantaran panas nya para politikus bodoh.

Begitu juga kebijakan pemerintah dengan konversi minyak tanah ke Gas elpiji mulai menuai kontroversi dari kelangkaan gas, buruknya kwalitas tabung hingga terjadi banyak insiden meledaknya tabung Gas yang banyak memakan korban. Alasan klise pemerintah yang mengatakan itu human erorr dsb.Padahal janji pemerintah akan membuatkan kwalitas tabung yang bagus hingga jaminan asuransi buat para rakyat miskin.

Kemudian ada nya kebijakan pemerintah tentang BBM bersubsidi yang rencananya hanya akan di konsumsi kendaran umum, mobil dengan tahun dan kapasitas mesin tertentu hingga dilarang nya sepeda motor . Ironis sekali rakyat kecil dilarang menggunakan bbm bersubsidi padahal konsumsi motor untuk bbm relatif  irit dan ekonomis. Ada yang berkomentar layak di berlakukan di kota besar seperti Jakarta dan ada yang bilang untuk menekan pertumbuhan produksi sepeda motor yang sudah tak terbendung. Aneh nya kata-kata itu terucap dari mulut-mulut anggota legeslatif yang di percaya rakyat untuk mewakilinya. Entah karena dari kaum yang bodoh atau tidak… wacana ini seharusnya di keluarkan setelah adanya pertumbuhan angkutan rakyat yang layak dan murah di realisasikan. Lihat saja bus kota di Jakarta yang sudah tidak layak beroprasi, angkutan kota yang banyak berhenti di sembarang tempat dan “ngetem” seenaknya.

Apalah daya kita hidup di negara yang orang-orang pemerintahannya bodoh dan lebih melihat untuk kepentingannya sendiri , rakyat menderita .

Halo dunia!

Mei 27th, 2010 by abangkunto

Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!